nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhub Targetkan Pembangunan Bandara Mandailing Natal Rampung 2021

Arief Setyadi , Jurnalis · Sabtu 16 Maret 2019 22:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 16 608 2030971 menhub-targetkan-pembangunan-bandara-mandailing-natal-rampung-2021-sIrGCpBCYk.jpg Menhub Budi Karya Sumadi di Bandara Bukit Malintang, Mandailing Natal. (Foto: Arief Setyadi/Okezone)

MADINA – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau langsung proyek pembangunan Bandara Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut). Ia pun menargetkan bandara tersebut sudah bisa beroperasi pada 2021.

Menhub berangkat dari Jakarta menuju Bandara Dr Ferdinand Lumban Tobing, Sibolga, dilanjutkan dengan menggunakan Helikopter Superpuma milik TNI. Setibanya di lokasi, ia disambut kepala pemerintahan, aparat, dan tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Bahkan, menteri lulusan Universitas Gajah Mada itu diulosi. Hal itu membuat Budi Karya Sumadi tidak bisa lagi memisahkan diri orang Madina, sebagaimana dipercaya oleh adat istiadat setempat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: Arief Setyadi/Okezone)

Menhub mengatakan, atas nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan salam kepada semua masyarakat Madina. Ia pun merasa terkejut dengan sambutan meriah oleh masyarakat dan aparat setempat yang rela berpanas-panasan untuk melihat progres pembangunan bandara.

"Kalau saya melihat tanah sudah diserahkan, terus kita sudah melihat juga bahwa cut and fill akan dilakukan oleh bapak bupati dan kawan-kawan, kami antusias untuk melaksanakannya, dan insya Allah akhir 2021 ini selesai," ujar Menhub di Madina, Sumut, Sabtu (16/3/2019).

Menurut Menhub, dengan sejumlah tahapan yang harus dilalui, seperti pemerataan lahan, pembangunan runway, terminal, dan kelengkapan lainnya itu membutuhkan waktu. Namun, ia berterima kasih kepada bupati dan pihak lainnya yang begitu antusias dengan keberadaan bandara ini.

"Semoga kita bisa menyelesaikan dengan cepat, dan kalau ini rata. Informasinya kan berbukit-bukit ternyata saya mendarat di tempat yang sudah rata lebih dari 800 meter jadi memudahkan kita untuk melaksanakannya," ujarnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: Arief Setyadi/Okezone)

Kalau kondisi lahan nantinya relatif datar, sambung Menhub, maka bisa langsung buat runway sepanjang 1.600 meter, dan artinya ATR 72 bisa beroperasi di bandara ini. Tinggal melihat kerja bupati selama 6 bulan ini, kalau sudah rata pembangunan langsung dilaksanakan.

Namun, Menhub tetap memastikan pembangunan harus dimulai tahun ini. Sebab, sudah tak ada lagi kendala dengan adanya penyerahan lahan dan kondisi lahan yang sudah datar tidak berbukit-bukit.

"Mulai tahun ini dibangun. Sudah enggak ada kendala, saya kemarinan khawatir kalau berbukit-bukit, karena kalau berbukit-bukit itu, mahal dan butuh waktu. Nah, kalau pak bupati 6 bulan ini bersedia selesai rata, setelah itu kita mulai pembangunannya," tuturnya.

Lahan yang sudah disiapkan sendiri 100,4 hektare dengan rencana runway 2.500 meter atau 2,5 kilometer sama dengan Bandara Polonia Medan. Dalam waktu tak terlalu lama, luas lahan tersebut akan ditambah lagi.

"Karena direncanakan Pak Gubernur (Gubernur Sumut Edy Rahmayadi) sekitar 20 hektare lagi, itu dibuat sebagai tambahan," ujar Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution di lokasi yang sama.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: Arief Setyadi/Okezone)

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini