"Kalau saya melihat tanah sudah diserahkan, terus kita sudah melihat juga bahwa cut and fill akan dilakukan oleh bapak bupati dan kawan-kawan, kami antusias untuk melaksanakannya, dan insya Allah akhir 2021 ini selesai," ujar Menhub di Madina, Sumut, Sabtu (16/3/2019).
Menurut Menhub, dengan sejumlah tahapan yang harus dilalui, seperti pemerataan lahan, pembangunan runway, terminal, dan kelengkapan lainnya itu membutuhkan waktu. Namun, ia berterima kasih kepada bupati dan pihak lainnya yang begitu antusias dengan keberadaan bandara ini.
"Semoga kita bisa menyelesaikan dengan cepat, dan kalau ini rata. Informasinya kan berbukit-bukit ternyata saya mendarat di tempat yang sudah rata lebih dari 800 meter jadi memudahkan kita untuk melaksanakannya," ujarnya.

Kalau kondisi lahan nantinya relatif datar, sambung Menhub, maka bisa langsung buat runway sepanjang 1.600 meter, dan artinya ATR 72 bisa beroperasi di bandara ini. Tinggal melihat kerja bupati selama 6 bulan ini, kalau sudah rata pembangunan langsung dilaksanakan.