Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penembakan di Masjid Selandia Baru, Fahri Famzah: Tidak Berperikemanusiaan

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Minggu, 17 Maret 2019 |04:31 WIB
Penembakan di Masjid Selandia Baru, Fahri Famzah: Tidak Berperikemanusiaan
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah sangat mengecam adanya penembakan kepada puluhan umat Islam di Selandia Baru pada Jumat 15 Maret 2019. Ia menyatakan aksi itu sangat biadab dan tidak berperikemanusiaan.

"Sejak kemarin kita membersamai luka yang dalam. Saudara-saudara kita Muslim New Zealand mengalami pembantaian secara kejam. Pembantaian itu betul-betul biadab dan tidak berperikemanusiaan," ungkap Fahri Hamzah di Jakarta, Minggu (17/3/2018).

(Baca juga: Mobil Mogok, Dosen FKIP Unsyiah Selamat dari Penembakan di New Zealand)

Masjid An Noor di Selandia Baru. (Foto: CTV News)

Ia juga mengingat bahwa ideologi Islamophobia berbahaya untuk masa depan umat manusia. Maka itu, Fahri mengajak seluruh elemen masyarakat menghentikan kebencian kepada sesama agar tidak ada korban selanjutnya.

"Pelaku itu adalah Islamophobia. Karena itu, aparat setempat harus menindak tegas atas perbuatanya tersebut," tegas Fahri.

(Baca juga: Idris: Pelaku Penembakan di Selandia Baru Mesti Dihukum Berat)

(Foto: Reuters)

Tak lupa, ia menyampaikan duka mendalam atas peristiwa pembantaian di dua masjid di Selandia Baru. Kemudian berharap keluarga korban diberi ketabahan.

Seperti diketahui, pelaku dengan sengaja dan bahkan sempat memvideokan peristiwa penembakan tersebut yang telah menewaskan puluhan orang dan melukai sejumlah korban. Dikabarkan ada satu warga negara Indonesia tewas dalam peristiwa itu.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement