
Disinggung apakah dengan menjual sepeda motor miliknya dan sebagian hasilnya akan disumbangkan berpengaruh terhadap perekonomian keluarga Hasyriadi, menurut dia, hal itu menjadi urusannya nanti. Terpenting adalah niatnya untuk membantu para korban yang tengah ditimpa musibah.
"Kalau ditanya soal pengaruh atau tidak dengan kehidupan ekonomi, itu nanti kita lihat dibelakang, istilahnya kita membantu dulu," ujarnya.
"Memang dari dulu saya suka begitu. Saya terlahir dari pergerakan. Waktu saya kuliah memang sering terjun dan berbagi seperti ini kalau ada bencana," imbuhnya.
Ayah tiga anak ini diketahui belum memiliki pekerjaan tetap, dan sudah berdomisili di Timika sejak 3 tahun lalu. "Karena intinya, berbagi itu tidak akan membuat kita miskin. Karena kalau kita berpikiran berbagi itu akan mempengaruhi kehidupan kita di belakang, kayaknya orang berpikir untuk mau berbagi kalau masalah itu yang dipikirkan," tuturnya.
(Arief Setyadi )