JAKARTA - Hasil survei Litbang Kompas menyatakan selisih elektabilitas pasangan capres dan cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, serta Prabowo-Sandiaga hanya berselisih 11,8% sebulan jelang pemungutan suara yang akan berlangsung pada 17 April 2019.
Calon Presiden Jokowi mengatakan, hasil survei Litbang Kompas itu akan menjadi bahan koreksi pihaknya dalam menghadapi kontestasi Pilpres 2019. Saat ini, pihaknya menggunakan banyak hasil lembaga survei sebagai pedoman dalam menjalani pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
"Ya survei ini kan banyak sekali kan. Mungkin ada lebih dari 10 (lembaga survei). Semuanya kita pakai untuk evaluasi untuk koreksi," kata Jokowi saat menghadiri acara pembekalan caleg PDIP di Kantor PDIP DKI Jakarta, Rabu (20/3/2019).
(Baca Juga: TKN: Survei Kaleng-Kaleng Biasa Jelang Pemilu)
