nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Penjelasan KNKT soal Rekaman saat Lion Air JT-610 Jatuh yang Beredar di Masyarakat

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Kamis 21 Maret 2019 17:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 21 337 2033178 ini-penjelasan-knkt-soal-rekaman-saat-lion-air-jt-610-jatuh-yang-beredar-di-masyarakat-4FDGsxyrd7.jpg (Foto: Sarah Hutagaol/Okezone)

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memberikan penjelasan soal beredarnya bocoran isi rekaman cockpit voice recorder (CVR) dalam kotak hitam atau black box pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Laut Jawa pada 29 Oktober 2018.

Ketua KNKT, yakni Soerjanto Tjahjono mengatakan, isi rekaman dalam CVR tidak sama dengan isi rekaman yang telah bocor dan beredar di berbagai media.

“KNKT menyampaikan bahwa isi rekaman CVR tidak sama dengan apa yang beredar di media. Sehingga menurut KNKT isi berita itu adalah opini seseorang atau beberapa orang yang kemudian dibuat seolah-olah seperti isi CVR,” ujar Soerjanto Tjahjono di Gedung KNKT, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).

CVR

Ketua Subkomite Investigasi KNKT Nurcahyo Utomo pun menambahkan, pihaknya belum bisa mempublikasikan secara rinci pembicaraan dalam rekaman tersebut.

(Baca juga: Investigasi Lion Air JT-610: Pilot Kehabisan Waktu dan Kopilot Ucap Allahu Akbar)

“Bahwa ini tetap akan dipakai pada saat investigasi. Karena tanpa itu kita tidak bisa menganalisa, tapi tidak persis kata per kata. Tetapi isi diskusinya seperti apa kita tidak bisa menjabarkan,” kata Nurcahyo.

Seperti diketahui sebelumnya, isi rekaman yang teresbar tersebut saat pilot sibuk mencari buku panduan sesaat sebelum pesawat jatuh ke dalam air.

Sedangkan, co-pilot dari penerbangan tersebut yang berasal dari Indonesua dikabarkan sempat menyuarakan ‘Allahu Akbar’ sebelum pesawat itu menghantam laut.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini