SEOUL - Korea Utara telah menarik diri dari kantor penghubung antar-Korea yang dibuka di tengah menghangatnya hubungan kedua negara tahun lalu untuk memfasilitasi pembicaraan antara Pyongyang dengan Seoul.
Diwartakan BBC, Jumat (22/3/2019), pihak Seoul mengatakan, pada Jumat, mereka diinformasikan pada Jumat bahwa staf Korea Utara akan meninggalkan kantor penghubung di hari yang sama. Seoul telah menyatakan penyesalan atas keputusna Pyongyang tersebut dan dan mendesak staf dari Utara untuk kembali secepat mungkin.
Kedua Korea belum melakukan pertemuan lagi sejak KTT yang gagal antara pemimpin Korea Utara dan Amerika Serikat (AS) bulan lalu.
Koresponden BBC melaporkan, Korea Selatan berharap dapat berperan sebagai penengah antara Kim Jong-un dan Donal d Trump menyusul kegagalan KTT di Hanoi tersebut. Namun fakta bahwa Pyongyang sekarang tidak mau menempatkan stafnya di kantor yang sama dengan staf dari Seoul tidak menunjukkan tanda-tanda yang baik.
Kantor penghubung, yang terletak di kota perbatasan Korea Utara, Kaesong, telah mengizinkan para pejabat dari Korea Utara dan Korea Selatan untuk berkomunikasi secara teratur untuk pertama kalinya sejak Perang Korea. Kantor itu dimaksudkan untuk dikelola oleh hingga 20 orang dari masing-masing pihak.