6 Guru Honorer Dipecat Usai Berpose dengan Stiker Prabowo-Sandi, TKN: Itu Keputusan Tepat

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 22 Maret 2019 14:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 22 605 2033476 6-guru-honorer-dipecat-usai-berpose-dengan-stiker-prabowo-sandi-tkn-itu-keputusan-tepat-8h97rrP5t1.jpg Direktur Infokom TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Dwi Badarmanto (foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Infokom Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Dwi Badarmanto menilai pemecatan terhadap enam guru honorer di Serang yang usai berpose dengan stiker capres-cawapres Prabowo-Sandi adalah keputusan yang tepat.

"Kan ASN (aparatur sipil negara) tidak boleh berpolitik praktis," kata Dwi kepada Okezone, Jumat (22/3/2019).

(Baca Juga: Bawaslu Selidiki Kasus 6 Guru di Banten Pose Dua Jari Dukung Prabowo-Sandi) 

Menurut dia, selama ini pemerintah sudah secara masif untuk mengsosialisasikan kepada ASN untuk menjaga kenetralitasannya di dalam Pemilu 2019. Sehingga, pemecatan itu merupakan keputusan yang tepat.

 

"Pemerintah kan sudah mengsosialisasikannya, yakni ASN, TNI dan Polri kan tidak boleh berpolitik," ujar Ketua Bidang Humas dan Komunikasi DPP Partai Perindo itu.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Banten, Komarudin mengatakan, enam guru yang berpose dua jari dan memegang stiker bertuliskan Prabowo-Sandi merupakan guru honorer di SMAN 9 Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten.

"Sudah dipecat malam setelah ramai. Ya diputuskan oleh kepala diberhentikan sebagai tenaga belajar," kata Komarudin saat dikonfirmasi, kemarin.

(Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Guru Honorer Berpose Pamer Atribut Prabowo-Sandi)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini