"Semua (parpol pengusung) ngegas karena kita semua ingin memanfaatkan coattail effect. Kita ingin menang tebal. Jadi mesin sangat full bekerja dan pada kecepatan tinggi," jelasnya.

(Baca Juga: TKN: Dukungan Pengusaha ke Jokowi 10 Kali Lebih Besar Dibanding Prabowo)
Pengamat politik dari The Habibie Center, Bawono Kumoro, mengatakan bahwa tipisnya jarak elektabilitas antara pasangan calon 01 dan 02 cukup mengejutkan. Namun demikian, dia berharap kedua pasangan tidak reaktif.
"Catatan bagi kubu 01 di kurang satu bulan menjelang pencoblosan, ini tidak perlu lagi memainkan isu baru untuk mendulang suara karena tingkat kemantapan pemilih mereka saat ini sudah sangat tinggi di atas 70%. Lebih baik fokus memperkuat dan memastikan pra pemilih dengan tingkat kemantapan tinggi (strong voters) akan hadir di TPS tanggal 17 April mendatang," imbuhnya.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.