Share

Sedikitnya 134 Tewas dalam Serangan Bermotif Etnis di Mali

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 24 Maret 2019 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 24 18 2034323 sedikitnya-134-tewas-dalam-serangan-bermotif-etnis-di-mali-5F1VrE1hgO.jpg Foto: Reuters.

BAMAKO - Sedikitnya 134 orang terbunuh dalam sebuah serangan di sebuah desa di selatan Mali yang tampaknya didorong motif etnis. Sebuah desa lain juga dilaporkan diserang dan jumlah korban tewas diperkirakan masih akan bertambah.

Desa Ogossagou, yang dihuni oleh para penggembala etnis Fulani, diserang oleh sekelompok pria bersenjata pada pagi hari. Menurut keterangan wali kota terdekat Bankass, Moulaye Guindo, para penyerang mengenakan pakaian suku lain, pakaian etnis pemburu Donzo.

Guindo menambahkan, serangan itu menewaskan sedikitnya 134 orang dan desa itu benar-benar "hancur". Jumlah korban tewas belum final, karena petugas penegak hukum setempat terus memeriksa tempat serangan brutal itu terjadi.

"Sementara ini 134 mayat yang telah ditemukan oleh polisi," kata Guindo kepada Reuters.

Desa Fulani terdekat lainnya, Welingara, juga diserang, dan menyebabkan jumlah kematian yang belum ditentukan. Serangan itu tampaknya menjadi salah satu yang paling mematikan yang pernah terjadi di negara itu, meskipun Mali telah mengalami bertahun-tahun kekerasan etnis dan agama.

Prancis melakukan campur tangan dalam urusan di Mali, negara bekas jajahannya, pada 2013, dalam upaya untuk mendorong kembali kelompok-kelompok jihadis yang pada saat itu merajalela di bagian utara negara itu. Namun, para militan telah menguasai Mali tengah dan negara-negara tetangga. Secara keseluruhan, Prancis memiliki sekitar 4.500 tentara yang dikerahkan ke wilayah Sahel, sebagian besar dari mereka ditempatkan di Mali.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini