Rumania Umumkan Pemindahan Kedutaan Besarnya di Israel ke Yerusalem

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 25 Maret 2019 09:26 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 25 18 2034483 rumania-umumkan-pemindahan-kedutaan-besarnya-di-israel-ke-yerusalem-JUf9syQAOJ.jpg Foto: Reuters.

BUCHAREST – Perdana Menteri Rumania, Viorica Dancila pada Minggu mengumumkan bahwa negaranya akan memindahkan kedutaan besarnya di Israel ke Yerusalem sebagai langkah untuk mengakui kota itu sebagai Ibu Kota Negara Zionis tersebut. Keputusan kontroversial yang bertolak belakang dengan sikap hampir seluruh negara anggota Uni Eropa itu diumumkan Dancila pada pertemuan tingkat tinggi pelobi Israel di Washington.

Berbicara pada konferensi Komite Urusan Publik Amerika Israel (AIPAC), Dancila mengatakan Rumania berniat untuk memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem, yang ia sebut sebagai Ibu Kota Israel. Langkah tersebut dilakukan menyusul keputusan Amerika Serikat (AS) untuk dalam langkah yang mengikuti keputusan kontroversial AS yang juga memindahkan kedutaannya ke Yerusalem tahun lalu.

"Saya bertekad untuk berkontribusi pada hubungan yang lebih dekat antara Israel dan seluruh Uni Eropa, terutama sekarang, ketika Rumania memegang Kepresidenan Dewan Uni Eropa."

"Saya senang mengumumkan hari ini, di depan audiensi AIPAC ini ... Saya sebagai Perdana Menteri Rumania, dan pemerintah yang saya kelola, akan memindahkan kedutaan kami ke Yerusalem, ibu kota Negara Israel," kata Dancila.

Sebagian besar negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel memiliki kedutaan mereka di Tel Aviv, karena, meskipun Israel mengklaim Yerusalem sebagai ibukotanya, klaim itu tidak diakui oleh komunitas internasional. Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibukota masa depan mereka, dan Israel telah menduduki Yerusalem Timur sejak perang 1967, ketika Israel mencaplok wilayah tersebut dari Tepi Barat.

Diwartakan RT, Senin (25/3/2019), Dancila saat ini adalah presiden Dewan Uni Eropa dan langkah tersebut menandai pergerakan dari posisi yang semula jelas dipegang oleh seluruh negara anggota Uni Eropa. Rumania, bersama dengan Hungaria dan Republik Ceko, dilaporkan memblokir resolusi Uni Eropa yang menolak langkah kedutaan AS untuk memindahkan kedutaannya ke Yerusalem.

Presiden Rumania Klaus Iohannis telah meminta Dancila untuk mengundurkan diri pada April lalu setelah yang bersangkutan mendorong sebuah memorandum rahasia untuk memindahkan kedutaan tanpa berkonsultasi dengannya, dan setelah dia melakukan kunjungan kenegaraan ke Israel tanpa berkonsultasi dengan presiden. Sebagai presiden, Iohannis bertanggung jawab atas kebijakan luar negeri dan memiliki keputusan akhir tentang langkah pemindahan kedutaan dan kunjungan luar negeri tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini