Pengamat Sebut Kampanye Terbuka Hanya Menyolidkan Suara Masing-Masing Kubu

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 25 Maret 2019 16:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 25 605 2034681 pengamat-sebut-kampanye-terbuka-hanya-menyolidkan-suara-masing-masing-kubu-Pstm6YBBLY.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti menyebutkan kampanye terbuka yang dilakukan para paslon capres dan cawapres hanya menyolidkan pemilih, dan tidak berpengaruh pada perolehan suara.

"Ketika mereka bertemu dengan tokoh yang mereka idolakan, itu akan meyakinkan pilihan mereka," kata Ray usai diskusi di Gambir, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2019).

Ray menambahkan, jika merujuk pada survei Litbang Kompas yang sempat jadi bahan obrolan kedua kini yang menyebutkan soliditas pemilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berada di angka 87-88 persen hal itu dianggap tingkat soliditas pemilih sudah tinggi di masing-masing kubu.

"Peluang pasangan calon menambah suara saat ini, hanyalah dengan meraup undecided voters," ucapnya.

 sd

Adapun untuk menarik pemilih mengambang atau undecided voters, kedua kubu harus berlomba-lomba bersaing menawarkan narasi kebaruan atau terus mempromosikan arah perubahan kebijakan.

"Di kubu petahana misalnya, timbulkanlah rasa nyaman, seperti kebebasan berpendapat tidak dikekang dan sebagainya," tegasnya.

Ray melanjutkan, jika dilihat dari hasil survei Litbang Kompas, angka undecided voters masih 13,4 persen. hal itu diprediksi suara pemilih mengambang juga tak akan bergeser signifikan.

"Sebab, undecided voters ini pun solid. Jadi, maksimal 3 persen yang bisa diperebutkan kalau prediksi saya," tutupnya.

 sd

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini