nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satpol PP Depok Petakan Indekos yang Dijadikan Tempat Kumpul Kebo

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 13:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 26 338 2035119 satpol-pp-depok-petakan-indekos-yang-dijadikan-tempat-kumpul-kebo-cWrla8YArd.JPG Muda-mudi di Depok terciduk sedang kumpul kebo di kos-kosan (Foto: Wahyu Muntinanto/Okezone)

DEPOK - Kabar miring soal keberadaan kos-kosan yang digunakan sebagai tempat mesum dan kumpul kebo di wilayah Pancoranmas Depok, Jawa Barat pada Senin 25 Maret 2019 mulai santer menyebar. Alhasil, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Depok langsung bergerak cepat dengan mendata seluruh tempat kos bermasalah se-wilayah Depok.

Kasatpol PP Depok, Linda Ratna Nurdiany berjanji akan menggelar penertiban terhadap tempat indekos bermasalah itu.

"Kami tengah mendata kos-kosan di Depok yang melanggar aturan. Memang sedang kita data, ada beberapa di Depok. Dalam waktu dekat akan ada penertiban juga, terkait pelanggaran asusila," kata Linda saat dihubungi wartawan, Selasa (26/3/2019).

Dia mengungkapkan, pihaknya akan bekerja sama dengan dinas sosial dalam melakukan penertiban kosan yang diduga terlibat mesum, sehingga pihak dinsos dapat segera memberikan penindakan berupa rehabilitasi kepada pelaku.

"Nanti dari dinsos di-assessment, jadi pemberian sanksi yang penting persuasif supaya mereka tidak lakukan lagi. Kecuali, kalau ada beberapa yang memang sudah berulang-ulang ketangkap sama kita dan enggak jera-jera, mungkin akan ditindak melalui tipiring (tindak pidana ringan-red)," ucapnya.

Sebelumnya, sembilan remaja muda-mudi yang tengah kumpul kebo digerebek Tim Penjaga Gangguan dan Anti Kerusuhan (Jaguar) Polresta Depok di sebuah kos-kosan di kawasan Pancoranmas Depok, Jawa Barat pada Senin 25 Maret 2019 dini hari.

Ilustrasi Mesum

Kepala Tim Jaguar Polresta Depok, Iptu Winam Agus mengatakan, saat digerebek, dua wanita dan seorang pria sedang tertidur dan di ruang depan sedangkan sisanya sedang berhubungan intim di kamar belakang.

"Pas kami geledah, dua wanita dan satu pria tidur di depan, mereka yang di belakang masih santai saja berhubungan intim. Mereka ini semua tanpa status nikah," kata Iptu Winam.

Penggerebekan itu kata dia, menyusul adanya laporan dari masyarakat yang resah karena ulah remaja ABG yang kerap kali melakukan perbuatan asusila di sana.

"Kami mendapatkan informasi dari warga, bahwa di kosan itu banyak muda-mudi kumpul dan melakukan hubungan intim (padahal) belum sah menjadi suami-istri," kata dia.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini