Bagaimana dengan Tanjung Uma? Tanjung Uma juga memiliki histori kuat dengan background Melayu Kerajaan Riau-Lingga. Selain Persembahan, destinasi ini memiliki Tari Serampang 12, Mainang Pulau Kampai, dan Zapin. Wilayah ini juga masih melestarian karya sastra syair dan pantun. Lebih menarik, Tanjung Uma memiliki warna Orang Sampan atau Suku Laut. Mereka sudah ada sejak jaman kerajaan.
“Warna-warni eksotis destinasi di Batam ini menghadirkan banyak manfaat. Photo Fiesta tentu positif secara ekonomi. Ada inkam tambahan bagi masyarakat. Kami yakin, jumlahnya akan terus membesar. Sebab, para peserta pasti akan kembali lagi ke sini di lain hari,” tegas Kabid Pengembangan Pemasaran Area II Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Trindiana M Tikupasang.
Menggunakan acuan Kampung Terih, Photo Fiesta 2019 mampu menaikan inkam pedagang hingga 70%. Transaksi terbesar dihasilkan dari penjualan makanan dan minuman. Mereka menawarkan varian menu, seperti Ketam Rijung, Ketam Bokop, dan beragam olahan rajungan. Minuman favoritnya kelapa muda.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjelaskan, inovasi event harus dilakukan tahun depan. “Photo Fiesta memang potensial untuk menarik kunjungan wisman. Impac positif yang ditimbulkannya juga sangat bagus. Untuk event tahun depan, idealnya ada perubahan konten. Obyeknya bisa ditambah dengan menawarkan karakter lain dari Batam. Dengan begitu, peserta akan terus tertantang,” tutupnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.