nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penembak Diler Motor di Kulonprogo Diduga Pakai Senapan Angin

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Rabu 27 Maret 2019 13:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 27 510 2035596 penembak-diler-motor-di-kulonprogo-diduga-pakai-senapan-angin-LoLCIHFkDH.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

WATES - Showroom dealer sepeda motor yang berada di Jalan Wates-Yogya km 1,5 Gunung Gempal Giripeni, Wates ditembak orang tak dikenal (OTK), Selasa (26/03/2019). Terdapat dua lubang di kaca depan show room tersebut.

Penjaga malam, Suroto menuturkan peristiwa terjadi sekira pukul 03.00 WIB. Saat sedang tidur di dalam ruangan, ia pun dikejutkan adanya suara tembakan. Ia kemudian terbangun untuk memeriksa keadaan ruangan namun diperiksa ketika tidak ditemukan sesuatu yang mencurigakan.

”Saya terbangun setelah mendengar satu kali suara tembakan. Dari dalam tidak mendengar suara laju kendaraan, tidak melihat siapa pun di jalan raya dan pagar dalam keadaan tertutup. Sekitar pukul 05.30 saya curiga setelah melihat ada dua lubang di kaca depan bagian tengah dan atas, kemudian menghubungi Kepolisian,” tuturnya.

 sd

Sementara itu, Kapolres Kulonprogo Polda DIY AKBP Anggara Nasution mengatakan, terdapat dua titik tembakan yang pelurunya tidak tembus ke dalam ruangan dan memantul sejauh kurang lebih 10 meter. Diduga pelaku menggunakan peluru mimis senapan angin, bukan peluru senjata api atau senjata organik.

”Melihat dari elevasinya diduga pelaku menembak dari luar pagar atau arah jalan raya. Kecepatannya tidak terlalu kuat. Mimis dapat memantul jauh, melihat lubang bekas tembakan kecil sekali. Apabila pakai senjata api atau pabrikan, peluru pasti tembus ke dalam ruangan,” terangnya.

Anggara menegaskan, kejadian ini bukan sebuah teror, tapi lebih pada motif tersendiri. Hal ini melihat barang bukti dua selongsong peluru yang ditemukan petugas berupa peluru mimis terbuat dari timbel, bukan peluru tajam.

”Kita tunggu hasil olah TKP tim identifikasi yang masih mencari dan mengumpulkan barang bukti. Kami masih melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk mengungkap pelaku dan motifnya,” jelasnya.

 sd

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini