Kematian Nabra Hassanen mendapat perhatian luas di tengah kekhawatiran bahwa pembunuhannya bermotif sentimen anti-Muslim.
Namun jaksa penuntut umum mengatakan Martinez-Torres mengejar dan menyerang gadis itu setelah terlibat perang mulut dengan kelompok teman-teman Nabra yang beranggotakan sekitar 15 orang, yang baru saja membeli makan sahur dan berjalan kembali ke masjid.
Kelompok itu lari ke arah masjid dan Nabra tertinggal di belakang. Ia memukul gadis itu, memperkosanya dan membuang mayatnya di sebuah kolam di dekat lokasi itu.
Martinez-Torres adalah warga El Salvador. Otorita imigrasi mengatakan ia berada di Amerika secara ilegal.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.