Seorang warga bernama Edi mengatakan jerebu (asap) yang terjadi hari ini yang paling buruk melanda Kota Dumai. Edi yang bekerja sebagai pengendara becak motor itu mengatakan jerebu sebelumnya memang terjadi di Kota Dumai sejak awal Maret 2019.
"Namun, hari ini yang paling parah. Membuat mata menjadi perih," kata pria 55 tahun tersebut kepada kepada Antaranews.
Hingga pekan terakhir Maret ini, karhutla di Provinsi Riau terus meluas. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, luas karhutla di sana mencapai lebih dari 2.800 hektare yang terjadi di seluruh 12 kabupaten dan kota.
Kepala Pelaksana BPBD Riau Edwar Sanger mengatakan, dari total 2.800 hektare lahan terbakar, mayoritas terjadi di Kabupaten Bengkalis. Di wilayah pesisir Riau tersebut, tercatat luas lahan terbakar mencapai 1.300 hektare.
Hampir setiap kecamatan di Kabupaten Bengkalis dilanda kebakaran sepanjang awal 2019. Namun, kebakaran terparah tercatat di Pulau Rupat, Bengkalis.