Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gunung Merapi 2 Kali Semburkan Awan Panas Siang Ini, Jarak Luncurnya 1.000 Meter

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Selasa, 02 April 2019 |12:37 WIB
Gunung Merapi 2 Kali Semburkan Awan Panas Siang Ini, Jarak Luncurnya 1.000 Meter
Gunung Merapi dipotret dari Gunung Merbabu, Jawa Tengah (Salman Mardira/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Gunung Merapi dua kali meluncurkan guguran awan panas, Selasa (2/4/2019) siang dalam waktu hanya berselang dua menit. Awan panas meluncur ke arah hulu Kali Gendol.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, guguran awan panas terjadi sekira pukul 11.23 dan 11.25 WIB dengan durasi 102 dan 93,8 detik.

Jarak luncurnya 1.000 dan 900 meter ke arah hulu Kali Gendol.

“Terjadi awanpanas guguran di G. #Merapi pd tgl 02/04/2019 pukul 11:23 dan 11.25 WIB, durasi 102 dan 93.8 detik, jarak luncur 1000 dan 900 m ke arah hulu Kali Gendol. #StatusWaspada sejak 21 Mei 2018,” tulis akun Twitter @BPPTKG.

Gunung Merapi yang berada di Jawa Tengah dan Yogyakarta tingkat aktivitasnya masih berada di level II atau waspada.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam laman resminya menyebutkan, melalui rekaman seismograf pada Senin 1 April 2019 tercatat, gunung api setinggi 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl) mengalami 41 kali gempa guguran, lima gempa embusan, dua kali gempa hybrid dan sekali gempa low frequency.

Kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

Radius 3 kilometer dari puncak Merapi diminta dikosongkan dari aktivitas penduduk.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement