PDIP: Prabowo Eksplosif, Jokowi Lebih Taktis

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 02 April 2019 09:12 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 02 605 2038081 pdip-prabowo-eksplosif-jokowi-lebih-taktis-vV3zFr1ZQS.JPG Capres Nomor Urut 01, Jokowi dan Nomor Urut 02, Prabowo usai pelaksanaan debat keempat (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hendrawan Supratikno menilai calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto tidak menjelaskan detail programnya untuk menjadikan Indonesia semakin berdikari.

Hal itu terlihat dalam debat keempat Pilpres 2019 dengan tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan, Keamanan dan Hubungan Luar Negeri.

"Saya melihat Prabowo konsisten menggunakan paradigma ketergantungan Indonesia kepada kekuatan dari luar. Yang terus-menerus ditekankan adalah harapan agar kita semakin mandiri, mengandalkan peningkatan perolehan pajak, semakin mampu berdikari. Namun program-program ke arah sana tidak dijelaskan," ujar Hendrawan kepada Okezone di Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Hendrawan mengatakan, calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo terlihat memberikan pemaparan lebih taktis. Sebab capres petahana itu menyampaikan bukan hanya persoalan yang ideal, tetapi juga capaian antara kemajuan yang sudah diperoleh, meski diakuinya masih belum sesuai harapan. "Jokowi lebih taktis," kata dia.

Debat Keempat Capres 2019

Anggota Komisi XI DPR itu menuturkan, kedua capres tampak menunjukkan pembawaannya masing-masing dalam debat. Namun kata dia, Prabowo tampak meledak-ledak. Gaya demikian itu disebut tidak membuat debat menjadi membosankan.

"Yang penting substansi yang dikemukakan apakah bernilai ilusif atau programatif," tuturnya.

"Soal emosional, lebih banyak sifat pembawaan masing-masing. Prabowo lebih meledak-meledak, eksplosif. Seperti diakuinya, dalam darahnya mengalir darah Banyumas (Bataknya orang Jawa) dan Minahasa," ujar Hendrawan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini