Amien Rais Serukan People Power, AHY: Enggak Usah Terlalu Parno

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 02 April 2019 10:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 02 605 2038109 amien-rais-serukan-people-power-ahy-enggak-usah-terlalu-parno-s61OB4wx8C.jpg Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Bersama Pasangan Prabowo-Sandiaga Uno (foto: Arif Julianto/Okezone)

SEMARANG – Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai pengerahan massa besar (people power) jika terjadi dugaan kecurangan dalam Pilpres 2019, terlalu berlebihan. Kondisi tersebut seolah menunjukkan negara dalam kondisi kacau.

“Kalau saya melihat dari sisi tengah, bahwa ya tentu saja kita tidak perlu membesar-besarkan, terlalu berlebih-lebihan bahwa sepertinya negara kita ini dalam keadaan yang chaos, sehingga kita semua harus panik. Tidak juga seperti itu,” kata Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat konferensi pers di @Hom Hotel, Kota Semarang, Senin 1 April 2019.

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Dok Okezone)

Baca Juga: Perindo Anggap Pernyataan People Power Amien Rais Hanya Gertakan 

“Tapi juga dengan dengan hati-hati saya terus mengingatkan kepada semua stakeholders kepada penyelenggara Pemilu, pemerintah Republik Indonesia, termasuk KPU, Bawaslu, institusi TNI, Polri, dan lain sebagainya yang kita harapkan benar-benar bisa menjamin 17 April ini, pasca 17 April Indonesia tetap stabil secara politik, dan tetap dalam kondisi yang aman damai serta tertib,” urai dia.

Menurutnya, terdapat dua pandangan mengenai kondisi politik di Tanah Air. Satu pihak menyebut kondisi bangsa dalam keadaan aman, meski terjadi dinamika politik. Sementara pihak yang lain menyatakan kondisi politik telah menyeret masyarakat pada arus perpecahan.

“Ada yang mengatakan everything is fine, enggak usah terlalu parno, semua baik-baik saja. Percikan-percikan dalam sebuah kompetisi itu biasa. Satu pandangan lagi mengatakan, ini gawat negara kita sudah sangat terpolarisasi. Kompetisinya semakin tidak sehat, perpecahan antaranak bangsa juga sangat mungkin terjadi,” terangnya.

Dia menambahkan, belum lama ini pihaknya menggelar pertemuan dengan Menkopolhukam Wiranto untuk menyampaikan dinamika politik menjelang Pemilu 2019. Masyarakat menginginkan jaminan keamanan saat merayakan pesta demokrasi untuk memilih calon pemimpin negeri.

Baca Juga: TKN: Ancaman People Power Amien Rais Skenario Besar Delegitimasi Hasil Pemilu 

“Beberapa saat yang lalu secara khusus saya datang ke kantor Menkopolhukam Bapak Wiranto. Di sana saya selain bersilaturahmi tetapi juga menyerahkan rekomendasi atas dasar apa yang Partai Demokrat tangkap dari kehidupan masyarakat. Terkait dengan stabilitas politik tidak hanya dalam Pemilu 2019 tapi juga lima tahun mendatang,” ucap dia.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini