Mereka melakukan upaya tapi, sebagaimana dikatakan Pemimpin Spiritual Iran, itu tidak cukup dan bahkan dalam beberapa kasus upaya tersebut menunjukkan ketidaksiapan mereka untuk membayar apa yang mereka klaim bahwa kesepakatan itu memuat kepentingan strategis buat mereka, kata menteri luar negeri Iran tersebut.
Sejak awal pemerintah Iran saat ini dan terutama setelah penarikan diri AS dari kesepakatan nuklir dengan Iran, makin banyak perhatian telah diberikan pada negara-negara itu yang mendukung Iran pada masa sulit.
Presiden AS Donald Trump pada 8 Mei 2018 mengumumkan Amerika keluar dari JCPOA, tindakan yang dikutuk oleh pihak-pihak lain dalam kesepakatan 2015 itu dan merusak misi mereka untuk mempertahankan kesepakatan internasional bersejarah tersebut.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.