Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kronologi Sekelompok Petani Tersambar Petir saat Memanen

Agregasi Balipost.com , Jurnalis-Jum'at, 05 April 2019 |16:36 WIB
Kronologi Sekelompok Petani Tersambar Petir saat Memanen
Petir (Shutterstock)
A
A
A

Kapolsek Mendoyo, Kompol Gusti Agung Sukasana dikonfirmasi membenarkan musibah orang disambar petir di Tembles tersebut. Dua orang diketahui sudah meninggal dunia dan delapan lainnya menjalani perawatan di Puskesmas Mendoyo. “Dua meninggal, mereka dari Yehembang sedang memanen padi di sawah,” ujar Sukasana.

Selain dua orang korban meninggal, delapan korban yang juga terdampak petir di antaranya Sayu Nami (55) Banjar wali, Ni Nengah Ariani (45), Sayu Kade Sunarti (50) dan Ni Ketut Diah Raini Purnami (45) keempatnya asal Banjar Wali, Yehembang, Ni Nyoman Kormi (50) asal Banjar Bale Agung, Yehembang. Selain itu ada Ni Wayan Sumarni (47), Ni Luh Darma Wati (40) dan Ni Nyoman Rudi (45) ketiganya asal Banjar Kaleran, Desa Yehembang.

 Baca juga: Main HP di Teras Rumah, Tiga Pelajar di Jambi Tersambar Petir

Aparat Polsek Mendoyo yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda I Gusti Ngurah Artha Kumara bersama warga sekitar langsung melakukan evakuasi terhadap korban. Polisi juga telah melakukan olah TKP kejadian.

Diduga pemicu petir menyambar lokasi itu karena salah satu ada yang menghidupkan ponsel. “Dari informasi saksi ada yang menghidupkan handphone, tapi kita belum bisa pastikan itu penyebabnya,” tukas Kapolsek.

(Fakhri Rezy)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement