JAKARTA - Mantan Anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso membantah uang suap yang diterimanya untuk kepentingan Pilpres. Mantan Politikus Golkar tersebut memastikan bahwa uang suapnya hanya digunakan untuk serangan fajar di pileg.
Bowo sendiri merupakan calon legislatif (caleg) petahana Golkar dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah II sekaligus Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Tengah I kepengurusan DPP Golkar.
"Enggak ada hubungannya (pilpres). Engga ada, engga ada. Iya, iya untuk Pileg," singkat Bowo usai diperiksa tim penyidik KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019).
Senada dengan itu, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kembali memastikan bahwa berdasarkan fakta hukum yang ada, uang suap yang diterima Bowo Sidik Pangarso hanya untuk kepentingan Pileg.
"Dari fakta hukum yang ada digunakan untuk kepentingan Pileg," kata Febri
(Baca Juga: KPK Bongkar Seluruh Amplop 'Serangan Fajar' Bowo Sidik Pangarso)