nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bebatuan Candi di Sleman Diperkirakan Peninggalan Abad 8

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Jum'at 05 April 2019 12:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 05 510 2039376 bebatuan-candi-di-sleman-diperkirakan-peninggalan-abad-8-6xZzev9SJs.jpg Bebatuan candi di Cangkringan, Sleman Yogyakarta (Foto: KR Jogja)

SLEMAN - Warga Kesongo Duwet Desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan Sleman menemukan bebatuan candi di lahan untuk kolam ikan. Total ada tujuh bebatuan yang mereka temukan. 

Batuan candi tersebut pertama kali ditemukan Tukiran (61) yang rumahnya berada di utara kolam. Dia menggali lahan menggunakan linggis dan cangkul.

Saat sampai di kedalaman sekitar 50 sentimeter, linggisnya mengenai sebuah batu. Semula dia mengira itu batu biasa. Namun, setelah dia angkat ternyata menyerupai batuan candi.

Temuan serupa juga ada di kolam yang berada tepat di sisi selatan. Batu-batu tersebut lalu dia angkat. "Kemarin, saya menggalinya pakai linggis dan cangkul. Di kedalaman 0,5 meter. Karena memang tidak dari atas," katanya, Kamis 4 April 2019 petang.

(Baca Juga: Susunan Batu Mirip Sisa Candi Ditemukan di Sleman)

Di dalam kolam berukuran 3,5x7 meter masih terdapat bebatuan yang tertata rapi. Kemungkinan masih ada enam batu sepanjang 3 meter. Rencananya, Tukiran akan mengisi kolam tersebut dengan ikan nila dan gurame.

Bebatuan candi

Tukiran menuturkan, beberapa tahun lalu di lokasi yang sama pernah ditemukan bebatuan candi. Bahkan, beberapa bagian candi juga terlihat di sekitar lokasi.

Tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY langsung mendatangi lokasi. Berdasarkan hasil analisis, bebatuan candi tersebut diperkirakan peninggalan abad ke 8-9 dan merupakan bagian kaki sebagai bangunan candi.

"Untuk badan dan atapnya belum diketahui. Karena untuk menentukan lebih lanjut, dibutuhkan penelitian mendalam. Termasuk melakukan penggalian lebih luas," ujar Kepala Unit Penyelamatan Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB DIY M Taufik.

(Baca Juga: Balai Pelestarian Cagar Budaya Akan Gali Situs Sejarah Majapahit di Proyek Tol)

Untuk sementara, di lokasi tetap dapat dimanfaatkan sebagai kolam ikan. Dengan cara menutup bagian bawah menggunakan semen atau yang lain.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini