nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hanya Diajak Makan, Vanessa Angel Pernah Tolak Tawaran Menteri

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Jum'at 05 April 2019 10:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 05 519 2039332 hanya-diajak-makan-vanessa-angel-pernah-tolak-tawaran-menteri-fWRBRkggKP.jpg Vanessa Angel saat mengikuti Persidangan di Ruang Garuda, PN Surabaya, Jawa Timur (foto: Ist)

SURABAYA - Artis FTV Vanessa Angel rupanya pernah mendapat ajakan dari seorang menteri. Namun tawaran tersebut ditolak oleh mantan pacar Ruben Onsu itu. Sebab, Vanessa tidak bersedia jika hanya makan bersama, melainkan ingin langsung dibooking di kamar.

Hal itu terungkap dalam dakwaan JPU Winarko di sidang kasus prostitusi online dengan terdakwa Intan Permatasari Winindya Chasanovri alias Nindy, yang berperan sebagai muncikari Vanessa Angel di ruang Garuda PN Surabaya, Kamis 4 April 2019.

Baca Juga: Muncikari Jalani Sidang Perdana, Seluk-beluk Rian Kencani Vanessa Angel Terkuak 

"Pada 23 Desember 2018 terdakwa ditelpon saksi Tentri yang menanyakan apakah artis Vanessa bisa diajak menemani klienya, yang katanya seorang menteri untuk dinner," terang Winarko.

 

Selanjutnya terdakwa menghubungi pemilik Vitly Management, Fitriandri. Lalu Fitri menyatakan Vanessa maunya langsung BO. Adapun harganya dipatok Rp 60 juta untuk short time

"Lalu ditambah tiket pesawat pulang pergi kelas bisnis dengan membawa asisten. DP setengah harga dan dilunasi saat pesawat landing di tempat tujuan," paparnya.

Karena tidak ada kesepakatan akhirnya dinner dengan seorang Menteri gagal. Kemudian Vanessa Angel kencan dengan Rian Subroto. Kasus itu berawal dari pertemuan Rian Subroto dengan Dhani (DPO) di Cafe Delight Lumajang pada awal Desember 2018 lalu.

Baca Juga: Hanya Diajak Makan, Vanessa Angel Pernah Tolak Tawaran Menteri 

Dhani menawarkan artis atau selebgram untuk diajak kencan (berhubungan seks). Kemudian Rian tertarik. Pada 3 Januari, Tentri mengirim uang Rp 20 juta ke rekening terdakwa. Lalu terdakwa mengirim ke Fitri bersama bukti booking tiket pesawat pulang pergi Surabaya -Jakarta.

"Pada 5 Januari 2019, Tentri mentransfer lagi uang Rp 42,5 juta ke rekening terdakwa untuk pelunasan booking Vanessa. Kemudian Vanessa bersama Rian ditangkap saat berada dalam kamar hotel Vasa oleh petugas Polda Jatim pada 5 Januari 2019," ucapnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini