nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengadilan Zimbabwe Picu Kemarahan Publik Setelah Habiskan Rp2,1 Miliar untuk Beli Wig

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 06 April 2019 18:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 06 18 2039953 pengadilan-zimbabwe-picu-kemarahan-publik-setelah-habiskan-rp2-1-miliar-untuk-beli-wig-RPwt0YyjN7.jpg Foto: Getty.

HARARE - Pengadilan Zimbabwe memicu kemarahan publik setelah menghabiskan USD155.000 (sekira Rp2,1 miliar) untuk membeli wig dari Inggris di saat banyak ruang sidangnya dalam keadaan rusak dan hampir dua pertiga penduduk negara itu hidup di bawah garis kemiskinan.

Meskipun telah mengusir penjajah Inggris beberapa dekade lalu, Zimbabwe tetap mempertahankan tradisi memakaikan hakim-hakim mereka dengan wig putih. Saat ini otoritas hukum Zimbabwe dikecam karena memesan 64 wig rambut kuda buatan tangan dari Stanley Ley Legal Outfitters di London dengan biaya sekitar USD2.600 (sekira Rp36 juta) per wig. Demikian dilaporkan Zimbabwe Independent.

Langkah itu dianggap aneh karena diambil di saat negara Afrika itu dilanda kekurangan bahan bakar dan obat-obatan dengan inflasi berada di tingkat tertinggi sejak 2008.

“Kondisi di pengadilan Zimbabwe sangat buruk, namun mereka dapat menemukan uang untuk wig seharga ribuan poundsterling - ini menjengkelkan,” kata Arnold Tsunga dari International Commission of Jurists (ICJ) kepada Times sebagaimana dilansir RT, Sabtu(6/4/2019)

Pesanan kontroversial itu telah memicu perdebatan mengenai apakah hakim Zimbabwe perlu meninggalkan penggunaan wig, yang banyak dianggap sebagai peninggalan kolonial.

“Apa yang mengejutkan saya di Zimbabwe adalah bahwa kami mengatakan segalanya mengenai menentang kolonialisme tetapi kami hidup lebih kolonial daripada penjajah itu sendiri,” kata Beatrice Mtetwa, seorang pengacara yang berbasis di Harare kepada Guardian.

"Seorang yang tersangka normal akan terintimidasi untuk masuk ke ruang sidang yang penuh dengan hakim yang berpakaian konyol. Mengapa kita tidak bisa berpakaian sopan? Jika kita ingin memakai wig, mengapa kita tidak bisa membuatnya dengan cara kita sendiri? Wig-wig itu dimaksudkan untuk hakim kulit putih - kami terlihat konyol. "

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini