NEW DELHI – Seorang pria yang ereksi selama dua hari membuat penisnya harus diamputasi.
Kejadian luar biasa ini terjadi pada pria India berumur 52 tahun yang tidak disebutkan namanya dalam jurnal medis, lapor Daily Mail.
Laporan menyebutkan bahwa dokter mengungkapkan pria itu pertama kali pergi ke rumah sakit karena penisnya sakit akibat, priapism—ereksi bekepanjangan.
Para ahli bedah yang menangani kasus itu tidak memiliki pilihan selain mengamputasi, karena saat memasang kateter, kepala penis pria itu mulai menghitam akibat kurangnya aliran darah.
Pria itu dirawat di Universitas Kedokteran King George di Lucknow—sekitar 500 km arah tenggara New Delhi.
"Kami melepas kateter uretra," kata Dr Saqib Mehdi yang merawat pasien, menulis dalam laporan.
"Tapi tetap saja penis berwarna hitam dan semakin parah pada hari berikutnya."
Baca: Penis Pria Ini Tersangkut di Anus Kucing karena Coba Berhubungan Seks
Dokter tidak dapat menghentikan gangren, yang merupakan kulit mati dan daging yang tidak dapat dipulihkan, sehingga memutuskan pilihan terbaik adalah mengamputasi kepala penis.
Tiga minggu setelah operasi yang mengubah hidup pria itu. Ia dapat buang air kecil secara normal dan memiliki 'luka yang sehat', kata laporan itu.
Dr Mehdi dan rekan-rekannya menyarankan pemakaian kateter dan pakaian ketat untuk mengobati pria itu.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.