Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rayu Diver Jepang, Kemenpar Ikuti Marine Diving Fair di Jepang

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 08 April 2019 |10:19 WIB
Rayu <i>Diver</i> Jepang, Kemenpar Ikuti <i>Marine Diving Fair</i> di Jepang
Menteri Pariwisata Arief Yahya/ dok Kemenpar
A
A
A

Sekali berkunjung, wisatawan Jepang pada umumnya menghabiskan waktu 6 hingga 7 hari. Menurut hasil Passenger Exit Survey (PES) Kemenpar tahun 2016, mereka rata-rata mengeluarkan bujed USD 1,013 per kunjungan.

"Latar belakang ini menjadi pendorong Kemenpar untuk meningkatkan berbagai upaya promosi pariwisata Indonesia secara lebih masif di Negeri Sakura. Ditambah lagi, tahun ini Kemenpar menargetkan 720.000 kunjungan wisatawan asal Jepang," ujar Ardi

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, MDF merupakan kesempatan baik untuk memasarkan destinasi wisata selam Indonesia kepada para peminat wisata selam di Jepang. Menpar berharap ajang ini dapat menghasilkan potensi pertambahan jumlah wisman Jepang pada tahun 2019. Sehingga pada akhirnya menghasilkan keuntungan ekonomi yang menjanjikan bagi berbagai pelaku industri pariwisata nasional.

"Kalau bicara mengenai wisata bahari saya sudah tidak ragu lagi, Indonesia adalah juaranya. Garis pantai Indonesia itu terpanjang ke dua setelah Kanada. Belum lagi dua per tiga terumbu karang terbaik dunia ada di sini. Kalau mau diving dan snorkling lebih baik ke Indonesia. Ini yang akan kita tawarkan pada ajang MDF kali ini,” pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement