nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelampung Parasut Oleng, Seorang Wisatawan di Pantai Baron Meninggal

Agregasi Harian Jogja, Jurnalis · Senin 08 April 2019 16:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 08 510 2040604 pelampung-parasut-oleng-seorang-wisatawan-di-pantai-baron-meninggal-rDEk9yHj0A.jpg Pelampung Parasut yang Digunakan oleh Tiga Wisatawan Asal Madiun di Pantai Baron, Gunungkidul, DIY (foto: Dok Tim SAR Pantai Baron/Ist)

GUNUNGKIDUL - Tiga orang wisatawan yang sedang bermain menggunakan pelampung parasut di Pantai Baron, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari mengalami kecelakaan. Pelampung parasut oleng dan mengakibatkan satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Setelah kurang lebih dua jam pencarian, korban ditemukan meninggal dunia tidak jauh dari tempat ia tenggelam.

Baca Juga: Pemda DIY Siapkan Strategi Penanganan Kerusakan Makam Imogiri 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (8/3/2019) sekitar pukul 11.30 WIB, lalu sekitar pukul 14.00 WIB korban ditemukan tewas tenggelam. Ketiga orang wisatawan berasal dari Jawa Timur, yakni Aditya Lalui (24) dan Dadang Permana Putra (24) asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Sekretaris Tim SAR Korwil II Gunungkidul, Surisdiyanto, kejadian bermula saat anggotanya yang bernama Wasiman melihat ketiga orang itu pelampung parasutnya oleng sehingga terjatuh ke air. Melihat kejadian itu, dia segera menolong dan mengevakuasi para korban.

"Dua sudah berhasil kami evakuasi, satu orang temannya yang bernama Slamet Mulyadi (27), warga Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur akhirnya meninggal dunia," ujar Surisdiyanto.

Menurut Surisdiyanto, satu orang yang masih dicari diduga terseret arus sehingga dia tenggelam. Pihaknya menurunkan 25 personil SAR untuk melakukan proses pencarian. "Kami melakukan proses evakuasi semaksimal mungkin dan akhirnya membuahkan hasil walau nyawa korban tidak tertolong," kata dia.

Dua orang temannya yang selamat, saat ini dibawa ke posko SAR guna mendapat pertolongan karena mengalami lemas dan syok.

Baca Juga: Perusakan dan Pembakaran Nisan Salib di Makam Bethesda Sudah Terjadi 3 Kali

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini