Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Operasi Pasar Bawang Merah di Surabaya Diserbu Pembeli

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Selasa, 09 April 2019 |10:02 WIB
Operasi Pasar Bawang Merah di Surabaya Diserbu Pembeli
Foto: dok Kementan
A
A
A

Melihat kondisi bawang merah yang fluktuatif, Ismail menegaskan upaya yang akan dilakukan Kementan yakni akan membuat semacam standar harga. Harga batas atas dan bawah untuk melindungi petani dan konsumen."Idealnya, harga di petani itu Rp 15 sampai 16 ribu per kg. Itu sudah untung, jadi bisa masuk dengan harga jual maksimal Rp 23 ribu," tutupnya.

Dukungan Eksportir dan Importir Bawang

Thio Herry, CEO PT Sian Liep tergerak untuk melakukan operasi pasar dikarenakan kecintaannya kepada negara. Persoalan harga bawang yang naik dinilainya hanya hitungan hari saja.

"Kita orang Indonesia, cinta NKRI. Ini untuk menjaga harga bawang, kami ikut merasa terpanggil. Paling - paling dalam 3 hari ini harga kembali normal," ujarnya.

Bawang operasi pasar ini, menurutnya, didatangkan dari Madura, Probolinggo dan Nganjuk yang kualitas bagus dan berstandar ekspor.

Sementara itu, Harijono, Dirut CV Sakaei mengaku kualitas bawang merah yang dijual bagus dan pasokan bawang merah sudah mulai banyak.

"Iya, bawang yang kami jual ini bagus. Kulitnya keras dan kadar airnya rendah. Kalau masalah harga naik ini sementara waktu saja, sebentar lagi balik normal," katanya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement