nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tabung Gas Meledak di Bali, Seorang Ibu Menderita Luka Bakar

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Selasa 09 April 2019 09:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 09 244 2040887 tabung-gas-meledak-di-bali-seorang-ibu-menderita-luka-bakar-XIwVIAlyty.jpg TKP ledakan tabung gas di rumah Wayan Kicen di Gianyar, Bali. (Foto: Balipost)

GIANYAR – Warga digegerkan ledakan yang terjadi di rumah Wayan Kicen di Kelurahan Bitera, Gianyar, Bali, pada Senin 7 April 2019. Warga sempat menduga ledakan yang menjebol tembok bangunan itu berasal dari bom, namun ternyata akibat gas elpiji.

Selain merusak bangunan rumahnya, Nyoman Catri (60) mengalami luka akibat ledakan tersebut. Ia pun harus mendapat perawatan di IGD RSUD Sanjiwani Gianyar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan ini terjadi pada Senin pagi sekira pukul 07.00 Wita. Sejumlah warga sempat kebingungan dengan sumber ledakan itu.

Ada yang mengira ledakan ban truk karena suaranya sangat keras. Ternyata setelah ditelusuri, ledakan berasal dari dapur milik Wayan Kicen di Kelurahan Bitera.

(Baca juga: Tabung Gas Meledak, 3 Penghuni Rumah Luka-Luka)

Pantauan di TKP, ledakan itu tampak menjebol sisi timur dan utara tembok rumah korban. Ledakan dari ruangan berukuran 2x4 meter tersebut juga merusak pelinggih sedan karang yang berada di sisi utara bangunan tersebut.

Material bangunan akibat ledakan ini berserakan hingga jalan yang ada di sisi timur. "Saat itu saya masih tidur, dan terbangun karena terkejut akibat suara ledakan," kata pemilik rumah Wayan Kicen.

Ilustrasi ledakan. (Foto: Okezone)

Wayan Kicen menuturkan, usai mendengar ledakan itu, ia langsung lari keluar rumah dan mendapati dapurnya sudah jebol.

Sementara istrinya Nyoman Catri terkapar dengan luka bakar di tubuh. "Istri saya kaki dan tangannya terbakar. Langsung setelah itu saya larikan ke rumah sakit," katanya sembari menunjukkan baju korban yang terbakar.

(Baca juga: Tabung Gas Meledak di Tambora, Pasutri Alami Luka Bakar Serius)

Ditemui dalam perawatan di IGD RSUD Sanjiwani Gianyar, Nyoman Catri tampak masih melakukan observasi. Terlihat bagian wajah korban tampak menghitam setelah kena paparan api. Sedangkan lengan kanan-kiri dan bagian perut hingga kaki tidak bisa banyak digerakkan karena masih diobservasi.

Lengan kiri Nyoman Catri terlihat dibalut perban karena mengalami luka terbuka akibat sambaran api. Rambut depan, alis, dan bulu matanya juga tampak keriting kena paparan api.

Nyoman Catri menuturkan, satu jam sebelum kejadian, dirinya memang menghidupkan kompor untuk memasak nasi dengan panci dandang. Dalam posisi menunggu nasi matang, Nyoman Catri pergi ke Pasar Bitera membeli lauk pauk.

Sekembalinya dari pasar, Nyoman Catri menuju dapur. Baru membuka pintu dapur, gas elpiji langsung meledak, dirinya disambar api dari ledakan itu. "Saya kaget tiba-tiba buka pintu langsung disambar api," katanya.

Seketika, Nyoman Catri lari ke halaman rumah meminta pertolongan. Saat itu juga ledakan gas menyebabkan tembok dapur bergetar hingga roboh. "Apinya tidak merembet, tapi tembok roboh," ujarnya.

Sementara diperkirakan penyebab terjadinya ledakan tersebut dikarenakan adanya kebocoran pada tabung gas. Ditambah lagi kondisi dapur tidak layak dengan sirkulasi udara atau fentilasi tidak bagus.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini