“Pergerakan industri MICE sudah melesat jauh saat ini. Angka transaksinya semakin menjanjikan. Hal ini tentu harus dioptimalkan. Selain pergerakan wisatawannya, kemampuan spending wisatawan dari lini MICE juga sangat bagus. Momentum itu akan dioptimalkan melalui program tahunan INAMICE,” lanjutnya lagi.
Spending positif dimiliki wisatawan berbasis MICE. Berdasarkan International Congress & Convention Association (ICCA) pada 2018, wisatawan MICE memiliki kemampuan spending USD2.000 per orang per hari. Angka tersebut merupakan 7 kali lipat dari kemampuan spending wisatawan biasa. Spesialnya, wisatawan MICE ini memiliki rata-rata menginap 5 malam.
“Pemahaman seperti ini harus dimiliki oleh semuanya. Dengan visi yang sama, sinergi yang dilakukan pasti akan lebih efektif. Optimalisasi MICE ini sebagai upaya untuk menaikan inkam industri pariwisata. Ujungnya masyarakat luas juga ikut menikmati hasilnya. Untuk itu, INAMICE 2019 ini sebagai agenda wajib yang ikuti oleh para stakeholder,” kata Giri Adnyani.
INAMICE 2019 menawarkan narasumber kapabel. Keynote speech rencananya dilakukan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Tema bahasannya, ‘Strategi Indonesia dalam Mendatangkan Wisatawan Bisnis Mancanegara’. Dimulai pukul 08.00 WIB, INAMICE 2019 akan terbagi menjadi beberapa segmen. Segmen 1, yaitu ‘Kunci Sukses Mendatangkan Event MICE ke Indonesia’.
Pada segmentasi pertama, ada sekitar 4 narasumber. Selain Giri Adnyani, ada juga Direktur Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif BAPPENAS Leonardo AA Teguh Sambodo. Ikut bergabung juga Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Brahmantya Satyamurti Poerwadi. Lalu, ada juga Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia Emi Nurjasmi.