nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Bangun Jalan Sejauh 1,5 Km Gunakan Cangkul Seorang Diri

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 11 April 2019 17:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 11 18 2042154 pria-bangun-jalan-sejauh-1-5-km-gunakan-cangkul-seorang-diri-1mn3kwLirB.jpg Nicholas Muchami membangun jalan untuk memudahkan penduduk di desanya pergi ke pasar. Foto/BBC

MURANGA - Seorang pria sendirian menggali tanah hingga menebang semak-semak untuk membangun jalan demi membantu penduduk di desanya lebih cepat ke

Nicholas Muchami membangun jalan menggunakan cangkul, sekop, dan kapak. Sejauh ini dia sudah berhasil membangun jalan sepanjang 1,5 kilometer.

Pemerintah setempat sebenarnya sudah mengalokasikan lokasi tersebut untuk jalan, namun pembagunan tidak pernah berjalan.

Muchami mendapat pujian atas jasanya, bahkan dianggap sebagai pahlawan lokal.

Penduduk desa di Kabupaten Muranga, 80 km arah utara dari Nairobi, harus memutar sejauh rute 4 untuk sampai ke pasar.

Foto/BBC

Laporan BBC mengatakan warga desa kesal karena jalan pintas ke toko-toko, melalui jalan setapak melewati tanah pribadi, telah dipagari pemiliknya.

Hal itu yang mendorong mendorong Muchami untuk membuat jalan dengan tangannya sendiri.

"Saya memiliki banyak energi dalam diri saya. Saya memutuskan untuk menjadi sukarelawan," katanya.

Dia bekerja selama 8 jam sehari, mulai pukul 07.00 hingga 17.00, dari Senin hingga Sabtu.

Foto/BBC

Pada awalnya, penduduk desa ragu dengan Muchami yang membangun jalan.

"Ketika saya bekerja di jalan, orang-orang akan bertanya kepada saya, 'Apakah Anda dibayar'?" kata Muchami yang bekeja sebagai petugas keamanan pada malam harinya.

Foto/BBC

Ruas jalan yang dibangun belum sepenuhnya selesai, namun penduduk setempat, termasuk murid sekolah dasar dan menengah terdekat, telah menggunakan jalan yang telah diselesaikan Muchami.

"Ini telah membuat orang bahagia dan saya juga bahagia. Pekerjaan saya telah membantu semua orang," kata pria 45 tahun itu.

Dia terus menyelesaikan ruas jalan yang tersisa, meskipun penduduk lainnya menolak untuk membantunya karena tidak ada yang mau bekerja tanpa bayaran.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini