nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seekor Beruang Dipenjara Seumur Hidup Usai Serang 2 Orang

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 12 April 2019 14:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 12 18 2042510 seekor-beruang-dipenjara-seumur-hidup-usai-serang-2-orang-9rV90plPso.jpg Katya, beruang betina yang dipenjara seumur hidup di Kazakhtan. Foto/Daily Mail

NUR SULTAN – Seekor beruang betina dihukum penjara seumur bersama dengan penjahat berbahaya karena telah menyerang dua orang di Kazakhstan.

Beruang bernama Ekaterina atau Katya itu ditahan dalam penjara super ketat Kostanay. Ia telah menjalani hukuman selama 15 tahun.

Dia dinyatakan bersalah karena telah menyerang dua orang secara terpisah yang menyebabkan korban luka berat.

Beruang betina itu satu-satunya hewan yang ditahan bersama 730 penjahat berbahaya, termasuk pembunuh, lapor Daily Mail.

Dia juga satu-satunya tahanan yang memiliki kolam renang dalam selnya.

Tidak seperti tahanan lainnya, Katya tidak diizinkan mendapat kunjungan.

"Sayangnya kita tidak bisa membawa beruang jantan ke selnya,” kata Wakil kepala penjara bidang pendidikan Azamat Gapbasov.

Penjara Kostanay terletak 700 km dari ibu kota Kazakhstan, Nur-sultan.

Beruang itu menjadi simbol penjara dan sebuah patung dibangun untuknya.

Foto/Daily Mail

Katya menyerang dua orang pada tahun 2004 di lokasi perkemahan.

Salah seorang korban, anak berusia 11 tahun, bernama Nursultan Kh, menceritakan bagaimana beruang itu menyerangnya.

Saat itu ia mencoba memberi makan binatang itu tapi beruang itu menarik kakinya.

"Semuanya terjadi tiba-tiba, saya melemparkan makanan kepadanya, dan dia menangkap kaki saya. Saya tidak ingat apa-apa sejak saat itu,” kata Nursultan.

Setelah itu, Katya juga menyerang seorang pria bernama Viktor O yang saat itu berusia 28 tahun.

Pria yang dilaporkan mabuk itu mencoba bersalaman dengan beruang Katya, mengabaikan tanda-tanda peringatan, dan berakhir mendapat serangan.

Seorang tahanan Igor Tarakanov (43) mengatakan bahwa Katya tenang serta tidak agresif. “Dia memuja hal-hal manis yang diberikan tahanan, seperti permen, biskuit, apel.”

"Berkomunikasi dengan seekor binatang membuat waktuku di sini tidak begitu menyakitkan," kata dia.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini