Share

Jokowi Minta Bawaslu dan Polri Investigasi Surat Suara Sudah Tercoblos di Malaysia

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 12 April 2019 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 12 605 2042532 jokowi-minta-bawaslu-dan-polri-investigasi-surat-suara-sudah-tercoblos-di-malaysia-3YIrrgGhEJ.jpg Jokowi

BOGOR - Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Bawaslu dan Polri melakukan investigasi soal surat suara yang sudah tercoblos di Malaysia. Ia pun meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku jika benar terbukti melakukan tindak pidana dalam kasus tersebut.

"Seperti yang saya sampaikan, dicek saja. Dilakukan investigasi, baik oleh Bawaslu, baik oleh kepolisian, kalau ada yang dilanggar, Bawaslu bisa menindak, kalau ada pidananya Polri harus tegas. Polisi harus tegas lakukan tindakan hukum," kata Jokowi di Sentul, Bogor, Jumat (12/4/2019).

Jokowi mengajak semua pihak untuk melakukan proses pemilu yang jujur dan adil. Sehingga, proses demokrasi lima tahunan ini tidak meresakan masyarakat.

(Baca juga: Bawaslu: Surat Suara Tercoblos di Malaysia Terstruktur, Sistematis dan Masif)

Ia melanjutkan, pihaknya melalui Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin tidak melakukan penyelidikan internal apapun dalam kasus tercoblosnya surat suara di Malaysia tersebut.

Jokowi

"Kita serahkan ke Bawaslu. Di Pemilu ini kan Bawaslu. Kalau mekanisme pidananya ya di polisi, itu aja udah," kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu merupakan lembaga yang independen. Dengan begitu, pemerintah tidak akan melakukan intervensi apapun dalam kasus tersebut.

"Ingat ya, ini urusan Pemilu ini adalah urusannya KPU yang independen. KPU di luar negeri itu ada yang namanya PPLN. Tidak ada urusan pemerintahan yang di sini, enggak ada. KPU ada PPLN, PPLN menyelenggarakan pemilu di luar negeri," kata dia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini