BERLIN - Seribuan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Berlin dan sekitarnya, menggunakan hak pilihnya pada Pilpres dan Pileg 2019. Kegiatan pemilihan berlangsung di Gedung Serba Guna, Jegengästehaus Hauptbahnhof, Berlin, Jerman.
Dubes RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroeno mengungkapkan, dibandingkan wilayah-wilayah lain di Jerman, jumlah pemilih di Berlin memang bukan yang terbanyak. Namun, untuk pemilih melalui TPS, Berlin adalah yang terbanyak.
Sementara, Ketua PPLN Berlin, Roni Soesman bahwa jumlah pemilih di wilayah Berlin adalah sebanyak 2.184 orang. Di mana 1.372 di antaranya menyalurkan hak pilih melalui TPS. Pada Pemilu tahun ini, PPLN Berlin tidak menyelenggarakan pemilihan melalui Kotak Suara Keliling (KSK).
Lebih lanjut Roni mengomentari, untuk mengamankan surat suara, PPLN Berlin menggunakan jasa penitipan barang berharga (deposit center). Deposit Center ini dijaga ketat oleh petugas keamanan setempat dan dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV).
Ruang penyimpanan dipastikan anti air dan anti api. Penyewaan ruang penyimpanan ini dilakukan sekitar sebulan yang lalu, sejak surat suarta mulai diterima dari KPU Pusat.
“Ruang penyimpanan ini hanya bisa dimasuki oleh petugas keamanan setempat. Untuk mengaksesnya hanya diberikan kepada tiga orang, yaitu Ketua PPLN, Ketua KKPSLN TPS dan Ketua KPPSLN Pos," ujar Roni, dalam siaran pers KBRI Berlin yang diterima Okezone, Minggu (14/4/2019).