nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Komisi VIII DPR: Tambahan Kuota 10 Ribu Jamaah Haji Patut Diapresiasi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 15 April 2019 08:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 15 337 2043551 komisi-viii-dpr-tambahan-kuota-10-ribu-jamaah-haji-patut-diapresiasi-JwWNFsoWj5.jpeg Jokowi bertemu dengan Raja Salman. (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Salah satu hasil kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Arab Saudi adalah bertambahnya jumlah kuota haji Indonesia sebanyak 10.000 jamaah. Menurut Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily, tambahan kuota haji itu patut dipresiasi. Saat ini kuota jemaah haji ini sebanyak 221.000 jamaah.

Keputusan penambahan kuota haji ini disampaikan saat pertemuan Presiden Jokowi dengan Raja Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman di Istana Pribadi Raja (Al-Qahr al-Khas) di Riyadh, Minggu 14 April 2019. Penegasan keputusan itu juga disampaikan kembali oleh Putera Mahkota Kerajaan, Muhammad Bin Salman, yang melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi pada hari yang sama.

(Baca juga: Menjamu Jokowi, Putra Mahkota Saudi Puji Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia)

“Penambahan kuota haji ini akan mengurangi daftar tunggu jamaah haji Indonesia yang saat ini rata-rata mencapai 18 tahun. Bahkan di daerah Sulawesi Selatan, daftar tunggu jemaah haji mencapai 40 tahun,” ujar Ace Hasan dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Senin (15/4/2019).

Foto: Biro Pers Setpres

Menurut Ace, tambahan ini merupakan upaya diplomasi Presiden Jokowi yang secara khusus kepada Pemerintahan Kerajaan Arab Saudi. “Kalau bukan karena memiliki kedekatan diplomatik antara Pemerintah Indonesia di bawah Kepemimpinan Presiden Jokowi dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi saat ini, penambahan ini sulit untuk dilakukan. Karena itu, sebagai Pimpinan Komisi VIII, kami patut mengapresiasi atas hasil kunjungan Presiden Jokowi ke Arab Saudi ini,” ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini