BPN Prabowo Ajak Masyarakat Cek DPT di TPS saat Pemilu 17 April

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 15 April 2019 04:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 15 605 2043497 bpn-prabowo-ajak-masyarakat-cek-dpt-di-tps-saat-pemilu-17-april-CAnFeRCH4b.jpg Ahmad Riza Patria memberi keterangan pers (Rizky/Okezone)

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengajak masyarakat proaktif untuk memeriksa Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu 17 April mendatang. Hal itu untuk menjaga Pemilu berjalan jujur, adil dan berkualitas.

Anggota Juru Debat BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria, mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPU terkait hal tersebut untuk bersama-sama mensukseskan Pemilu 2019.

"Pagi tadi kita bertemu dengan KPU. KPU bersedia untuk mencoret data yang dianggap tidak benar. Dari itu tentu kami mengimbau semua masyarakat untuk membantu kami semua agar pemilu ini datanya berkualitas, untuk memastikan dalam setiap DPT dicek kembali dan hnanti di setiap TPS saat hari H untuk dicek bersama-sama," kata Riza dalam jumpa pers di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Minggu (14/4/2019) malam.

Politikus Partai Gerindra ini menegaskan, apa yang dilakukan pihaknya untuk kepentingan bersama dan ingin menjaga kualitas Pemilu 2019 yang jujur dan adil.

Riza mengapresiasi sikap KPU yang sangat terbuka menerima masukan BPN selama ini.

"Apa yang kami lakukan untuk kepentingan dan kebaikan kita semua dan KPU terus merespon setiap apa yang kami minta. Kami minta kepada semua masyarakat agar bersama-sama membantu pemilu ini berkualitas," jelasnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini menambahkan, semua pihak harus memberikan kepercayaan kepada KPU baik tingkat nasional sampai kelurahan yang terus berusaha bekerja dengan sangat profesional dan memperbaiki segala kekurangan.

"Dan KPU juga berpesan kepada kami, tetap membuka diri kepada pihak paslon 01 dan pihak paslon 02 untuk memberikan masukan. Semangat kami dengan KPU sama untuk mensukseskan Pemilu 2019 agar tidak ada DPT ganda dan tidak ada WNA yang memiliki hak pilih,” ujarnya.

“Kami sangat mengapresiasi KPU hingga tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sudah bekerja keras untuk pemilu berkualitas."

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini