"Kalau dibantu (petugas) kan tingkat kemandirian kita gimana, karena pemenuhan hak suara itu kan diri sendiri. Ke depan kita berharap bisa mendapat sarana yang aksesibel karena yang paling pokok itu kan surat suara," tuturnya.
(Baca juga: Jokowi Besok Memilih di TPS 008 Gambir, Ma'ruf Amin Nyoblos di Jakut)
Meski demikian, Eka mengakui sejauh ini penyelenggara pemilu atau KPU sudah berusaha maksimal dengan melibatkan kelompok difabel, khususnya tunanetra, di setiap tahapan pemilu. Untuk itu, pihaknya akan memastikan ketika pelaksanaan di lapangan.
"Ini akan jadi bahan evaluasi kami, bagaimana KPPS melayani disabilitas. Kan ketika bicara akses kan bukan sarananya saja, tapi juga akses petugas. Ini akan kita evaluasi besok," tuturnya.
(Hantoro)