Jokowi-Maruf Kantongi 81% di TPS Wali Kota Semarang

Taufik Budi, Jurnalis · Rabu 17 April 2019 20:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 17 605 2044899 jokowi-maruf-kantongi-81-di-tps-wali-kota-semarang-FpxTkbmEKu.jpg Joko Widodo menunjukkan surat suara di TPS 8, Gambir, Jakarta. Foto: Okezone/Arif Julianto

SEMARANG - Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang telak di tempat pemungutan suara (TPS) 11 RT 1/2, Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang dalam Pemilu 2019.

Tercatat 205 pemilih mencoblos Jokowi-Ma'ruf dan hanya 49 orang yang mencoblos pasangan Prabowo-Sandi.

Artinya, Jokowi meraih suara sebesar 81%, dibanding Prabowo dengan 19%. TPS itu merupakan lokasi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menggunakan hak pilih beserta istrinya Krisseptiana Hendrar Prihadi.

Mereka kompak mengenakan pakaian putih, saat berangkat ke TPS yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya, dengan berjalan kaki. Setibanya di tempat pemungutan suara, mereka lantas ikut berkumpul mengantre bersama tetangga-tetangganya.

"Ya alhamdulillah sudah lega yah, meskipun kali ini agak beda karena untuk pertama kalinya ada lima surat yang harus dicoblos, sehingga cukup banyak," ungkap dia, Rabu (17/4/2019).

BacaJokowi-Ma'ruf Unggul 81% dari Prabowo-Sandiaga di Timor Leste 

"Kalau pemilih belum manteb ya pasti agak lama untuk mencoblosnya memang. Tapi tadi hitungan teman-teman saya hanya perlu waktu satu menit 15 detik," terangnya.

Foto/Okezone 

Setelah melakukan pencoblosan pria yamg akrab disapa Hendi itu kemudian bergabung bersama dengan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita, Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono, serta sejumlah jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Semarang untuk melakukan pemantauan TPS.

BacaPrabowo-Sandi Menang di Survei Internal, PA 212 Akan Tasyakuran di Monas 

Dalam kunjungan ke sejumlah TPS, Hendi memberi acungan jempol kepada sejumlah Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang berupaya menarik minat masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, dengan membuat TPS semenarik mungkin.

Di TPS 7 Panggung Lor panita pemungutan suara kompak menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah, sedangkan TPS 6 Panggung Lor mengusung konsep olahraga ekstrem Motocross.

Panitia TPS 6 Panggung Lor bahkan hingga menghadirkan sejumlah motor trail di area TPS.

Tak hanya itu, dekat dari TPS 6 tersebut juga ada sebuah sirkuit mini untuk sejumlah crosser melakukan freestyle, guna menghibur warga yang datang ke TPS. Praktis, konsep tematik seperti itu berhasil membuat masyarakat antusias untukdatang ke TPS tersebut.

"Inovasinya warga ini kita berikan apresiasi, bagaimana mereka mencoba menarik minat masyarakat dengan membuat TPS tematik. Ada dua TPS yang bersebelahan, satunya dengan tema trabas (motocross), satunya lagi tema kebhinekaan. Dengan begini maka warga pasti lebih semangat datang ke TPS, yang kemudian harapannya partisipasi pemilih ini dapat semakin meningkat," tuturnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini