JAKARTA - Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpesan kepada masyarakat Indonesia agar tidak terjadi perselisihan usai Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Dia menilai setelah berkampanye selama 7 bulan ini, masyarakat merasa tersekat-sekat dengan perbedaan pandangan politik.
"Ada juga hubungan persahabatan dan hubungan keluarga yang terganggu karena berbeda parpol, berbeda capres dan sebagainya. Mari ini setelah selesai semuanya, jangan permusuhan itu diperluas atau pun diperpanjang," kata Agus usai pencoblosan di TPS 013 di Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).
Putra pertama presiden ke-VI, Susilo Bambang Yudhoyono ini juga menginginkan agar kedepan mereka yang terlibat persetuan segera melakukan rekonsiliasi ulang. Sebab generasi bangsa kedepan jauh lebih penting.
"Tugas generasi kedepan jauh lebih besar jika dibandingkan hanya bergontok-gontokan hanya karena perbedaan pilihan saat pilpres atau pemilu ini. Mudah-mudahan kita semakin baik kedepan dan insyaallah kita songsong masa depan yang semakin baik," tuturnya.
Baca: Jokowi-Ma'ruf Unggul Sementara Versi Quick Count LSI
Baca: Quick Count Indikator, Prabowo-Sandi Unggul Sementara 54,68%
AHY akan memantau jalannya hasil hitung cepat atau quick qount di DPP Partai Demokrat, Jakarta.
"Saya akan memantau perhitungan quick count dari kantor DPP Partai Demokrat di Wisma Proklamasi 41, dan mudah-mudahan nanti sore dan seterusnya bisa terus kita pantau hasilnya seperti apa," jelasnya.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.