Penghitungan Suara di Islamabad Berakhir dengan Keunggulan Paslon Prabowo-Sandi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 18 April 2019 15:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 18 605 2045217 penghitungan-suara-di-islamabad-berakhir-dengan-keunggulan-paslon-prabowo-sandi-tS8tX05rsQ.jpeg Foto: Dok. KBRI Islamabad.

ISLAMABAD – Setelah sukses menggelar pemungutan suara pekan lalu, Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) Islamabad melakukan penghitungan surat suara yang telah masuk. Penghitungan suara dilakukan di Aula Budaya Nusantara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad pada Rabu, 17 April.

Dalam sambutannya, Ketua PPLN Islamabad, Muladi Mugheni menyampaikan apresiasinya atas tingginya tingkat partisipasi warga negara Indonesia (WNI) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Islamabad.

“Alhamdulillah dari total 263 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) Islamabad, surat suara yang tercoblos sebanyak 246. Artinya tingkat partisipasi WNI sebanyak 93,5%. Sedangkan yang menggunakan hak pilih untuk DPT Pos sebanyak 67 orang dari jumlah keseluruhan sebanyak 106 orang. Artinya, untuk DPT Pos tingkat partisipasi WNI sebanyak 63,2%,” tutur Muladi.

Penghitungan dibagi dalam dua tahap: tahap pertama merupakan penghitungan Surat Suara Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) beserta Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) Dapil 2 DKI Jakarta dari TPSLN yang dilanjutkantahap kedua, penghitungan Surat Suara Pos.

Dari hasil rekapitulasi, Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, memperoleh 81 suara atau 25,96 %, sedangkan Paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mendapat 225 suara atau 72,12 %. Sebanyak enam suara atau 1,92 % dinyatakan tidak sah. Dengan demikian, Paslon nomor urut 02 unggul dalam penghitungan suara di Islamabad.

Adapun jumlah keseluruhan Surat Suara Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang sah yaitu sebanyak 259 buah. Dengan perincian sebagai berikut; Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebanyak 11 suara, Gerindra 25 suara, PDIP 27 suara, Golkar 9 suara, Nasdem 2 suara, PKS 149 suara, Perindo 3 suara, PPP 3 suara, PSI 3 suara, PAN 17 suara, Hanura 1 suara, Demokrat 8 suara, dan PBB 1 suara.

Sedangkan partai yang tidak memperoleh suara sama sekali sebanyak 3 partai, yaitu Partai Garuda, Partai Berkarya, dan PKPI. Sementara Surat Suara untuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang tidak sah sebanyak 24 lembar.

Penghitungan suara dihadiri oleh Dubes RI untuk Pakistan, Iwan Suyudhie Amri, Staf KBRI dan keluarga, para saksi dari peserta Pemilu, WNI dan mahasiswa. Acara berjalan lancar dan menyenangkan, diselingi menu ringan mie ayam bakso dan iringan lagu karoke.

"Acaranya lancar, nggak menegangkan, semuanya Senang, dan menerima siapa pun yang mendapatkan suara terbanyak," kata Zulfikri salah seorang mahasiswa yang hadir hingga akhir acara.

Acara diakhiri dengan penyerahan dokumen dan kotak suara dari KPPSLN kepada PPLN.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini