Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi Kalah Telak di Aceh, Tim Kampanye Keluhkan Masifnya Serangan Fitnah dan Hoaks

Windy Phagta , Jurnalis-Kamis, 18 April 2019 |15:29 WIB
Jokowi Kalah Telak di Aceh, Tim Kampanye Keluhkan Masifnya Serangan Fitnah dan Hoaks
Foto: Istimewa
A
A
A

BANDA ACEH - Pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berhasil memperoleh suara 75% di Aceh. Sementara paslon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin memperoleh suara 25%.

Tim Kampanye Daerah (TKD) Aceh mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemilih di Aceh, khususnya yang telah memilih Jokowi-Ma’ruf.

Ketua TKD Aceh, Irwansyah mengatakan, pihaknya sudah bekerja maksimal untuk mensosialisasikan program-program dan keberhasilan yang telah dilakukan Jokowi di Aceh. Juga program ke depan yang akan dilakukan jika Jokowi kembali terpilih.

Namun menurut dia, fitnah dan hoaks yang terus menerus menimpa Jokowi dan Ma’ruf mempengaruhi pilihan rakyat. “Kencangnya fitnah dan hoaks itu, hingga kami tidak mampu membendungnya,” kata Irwansyah.

(Baca juga: Prabowo Klaim Menangi Pilpres, Ma'ruf Amin: Namanya Pengen Berusaha)

Irwansyah sebagai Ketua TKD Aceh mengaku bertanggung jawab atas kegagalan Jokowi-Ma’ruf di Aceh. "Saya tidak menyalahkan siapapun, karena sebangai Ketua TKD, saya harus bisa menerima risiko itu,” kata dia.

Tingkat Partisipasi Pemilih pada Pemilu 2019 Meningkat

Dia mengakui sejak awal memimpin TKD, pertarungan dalam memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Aceh di pilpres sangatlah berat. “Bukti kerja nyata Pak Jokowi di Aceh bisa dikalahkan dengan fitnah,” klaimnya.

Irwansyah ikut mengucapkan terima kasih kepada seluruh TKK Kabupaten/Kota di Aceh, serta relawan dan tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Aceh lainnya. Dia mengimbau untuk terus bekerja hingga mendapatkan C1 hasil pemilihan. “Kawal terus perolehan suara. Walaupun kita kalah di Aceh, namun kita menang di nasional,” imbuhnya.

(Qur'anul Hidayat)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement