Posisi ke-2 ada destinasi Air Terjun Naisogop. Destinasi ini mampu menyumbang PAD retribusi hingga 15,96%. Dengan pergerakan 1.026 orang wisatawan, retribusi yang terkumpul berjumlah Rp7,2 Juta dari target Rp45 Juta sepanjang 2019. Di urutan 3, ada Aek Sipitudai yang menghasilkan Rp15,6 Juta atau 15,62%. Jumlah ini seiring dengan pergerakan 3.124 orang wisatawan lalu targetnya Rp100 Juta.
Pada Triwulan I 2019, Aek Rengat Pangururan menghasilkan PAD Rp33,1 Juta atau 16,55%. Destinasi tersebut dikunjungi oleh 6.621 orang wisatawan. Lalu, posisi Top 5 ditutup destinasi Batu Sawan dengan donasi PAD Rp10,7 Juta atau 15,35%. Pergerakan wisatawan di destinasi ini mencapai 1.535 orang dengan target PAD Rp70 Juta.
“Komitmen besar terhadap pariwisata ditunjukan oleh stakeholder Samosir. Kalau pemimpinnya punya komitmen kuat, maka hasilnya akan menjanjikan. Dengan sinergi yang solid di Samosir, kami optimistis destinasi ini akan terus tumbuh. Bila pariwisata berkembaang, ujungnya daerah yang menikmati. Semua masyarakat ikut merasakan langsung dampak positif ekonominya,” tutup Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.