Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi Bilang Quick Count Tingkat Akurasinya 99%, Ini Tanggapan BPN Prabowo

Fadel Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 19 April 2019 |07:30 WIB
Jokowi Bilang <i>Quick Count</i> Tingkat Akurasinya 99%, Ini Tanggapan BPN Prabowo
Ahmad Riza Patria (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), percaya dengan hasil hitung cepat atau quick count Pilpres 2019 dari sejumlah lembaga survei. Quick count diyakini memiliki akurasi yang tinggi jika melihat hasil-hasil pada pemilu sebelumnya, yang tak terlalu berbeda jauh dengan hasil real count.

Juru debat BPN Prabowo-Sandiaga, Ahmad Riza Patria mengatakan, menghormati pernyataan yang dilontarkan oleh Jokowi tersebut. Namun, ia tak akan mempercayai hasil penghitungan cepat yang menunjukkan paslon nomor urut 01 berhasil mengalahkan jagoannya di dalam pesta demokrasi tersebut.

Menurut dia, rasa tidak percaya itu muncul karena pihaknya memiliki kalkulasi sendiri berdasarkan real count dari 5.545 TPS dan hasilnya Prabowo-Sandi memperoleh suara sementara sebesar 62 persen.

“Kalau merasa hasil quick count sesuai dengan real count, yaitu silakan. Kami menghormati. Kami juga mempunyai hitungan sendiri. Berdasarkan real count yang masuk, kami optimis bisa menang Pilpres 2019,” kata Riza kepada Okezone, Jumat (19/4/2019).

(Baca Juga: Mahfud MD: Sebaiknya Semua Pihak Tenang, Belum Ada Pemenang Pilpres

Politikus Partai Gerindra itu meminta kepada elite-elite politik yang tergabung di TKN Jokowi-Ma’ruf juga bisa menghargai data yang dimiliki BPN. Kata dia, daripada terus meributkan angka kemenangan, alangkah baiknya dari masing-masing tim sukses dan relawan menjaga pelaksanaan pemilu dari praktik kecurangan dengan cara mengawal penghitungan suara di tingkat kecamatan.

“Nanti sambil saling menghormati kita jaga suasana pemilu yang sudah selesai ini, berlangsung demokratis. Mari kita jaga supaya tidak ada praktek kecurangan. Kita kawal pemilu dari mulai penghitungan suara dimulai di tingkat kecamatan masing-masing. Itu jauh lebih penting,” ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement