LSI Denny JA juga mengumumkan tingkat golput yang sangat rendah, hanya 19,24%. Dengan begitu, hasil ini adalah tingkat golput terendah dalam sejarah pemilu presiden era Reformasi.
"Sebelumnya pada Pilpres 2004, 2009, dan 2014, golput sekitar 25-30 persen," ucapnya.

Ia memaparkan, pertarungan sengit dua kubu capres dan cawapres sudah berhasil memobilisasi pemilih datang ke TPS. Kubu Jokowi menang di 20 provinsi, sedangkan kubu Prabowo menang di 14 provinsi.
"Kemenangan penting Jokowi di provinsi besar Jawa Timur dan Tengah. Kemenangan penting Prabowo di provinsi besar Jawa Barat," ujarnya.