“Masyarakat Indonesia, kita tetap waspada melihat kelakukan Prabowo dan para pendukungnya,” ujar Ruhut.
Menurutnya sikap tak mengakui kekalahan itu bisa membuat rakyat berang.
“Karena itu wajar kenapa saya ajak waspada, ini nanti tanggal 22 Mei, dengan terus tidak mengakui kekalahan, dentan menjelekkan exit poll dan quick count, ini membuat mereka men-suggest rakyat, karena itu kita harus waspada,” kata mantan politikus Partai Demokrat ini.
“Tapi kita juga jangan sombong, kita jangan takut. Kita sudah menang. Tetap semangat kebersamaan, menjaga perasaan mereka yang kalah. Tapi rupanya mereka demikian, tapi enggak apa-apa,” pungkasnya.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.