Bupati Mandailing Natal Mundur, Moeldoko: Itu Hak Pribadinya

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 22 April 2019 14:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 22 605 2046463 bupati-mandailing-natal-mundur-moeldoko-itu-hak-pribadinya-LevwlwOSax.jpg KSP Moeldoko (Okezone)

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menilai, Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution mundur dari jabatannya merupakan hak pribadi. Menurut Moeldoko, mundurnya Bupati Madina itu mungkin karena telah berjanji bila gagal memenangkan capres dan cawapres, Joko Widodo-Ma'ruf Amin di wilayahnya.

"Itu hak pribadi mungkin merasa bagian dari janjinya," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/4/2019).

 Baca juga: Mendagri Akan Pelajari Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal

Moeldoko enggan berkomentar lebih lanjut terkait langkah politik Dahlan Hasan Nasution yang ingin mundur sebagai Bupati Madina.

"Itu lebih ke Mendagri aja tanya. Tadi memang sudah bicara sama Mendagri, tapi Mendagri saja lah," jelasnya.

 Baca juga: Bupati Mandailing Natal Mengundurkan Diri karena Jokowi Kalah di Wilayahnya, Ini Respons TKN

Moeldoko menegaskan bahwa tak ada tekanan dari pihak Istana soal pengunduran diri Dahlan Hasan Nasution sebagai Bupati Madina lantaran gagal memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

"Kalau kita ke daerah nggak ada penekanan-penekanan gitu, paling biasanya saya yang tanya berapa sih, bercanda gitu. Nggak ada menekan karena memang nggak bisa, seperti beberapa tempat nggak bisa ditekan-tekan," imbuhnya.

 Baca juga: Mendagri Sebut Alasan Bupati Mandailing Natal Mengundurkan Diri Tak Lazim

Mantan Panglima TNI itu menyampaikan bahwa justru di beberapa daerah para bupati atau wali kota yang membuat target tersendiri untuk memenangkan petahana.

"Justru yang ada itu mereka-mereka itu menyampaikan bapak sekian persen. setiap kita ketemu mereka-mereka itu rata-rata begitu," pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini