Jaringan Gus Dur dan Kiai Kampung Kunci Kemenangan Jokowi-Ma'ruf di Jatim

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 22 April 2019 23:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 22 605 2046742 jaringan-gus-dur-dan-kiai-kampung-kunci-kemenangan-jokowi-ma-ruf-di-jatim-OfBViTokLW.jpg Jokowi dan Yenny Wahid. (Foto: Ist)

JAKARTA – Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin meraih kemenangan di Jawa Timur versi hitung cepat (quick count). Salah satu kunci kemenangan paslon 01 adalah bersatunya kiai-kiai kampung. Hal tersebut kian solid setelah putri almarhum Gus Dur, Yenny Wahid, beberapa kali turun ke Jawa Timur membawa jaringan Gus Dur-nya.

"Jadi kalau para elite di Jakarta saling mengklaim kemenangan, itu merupakan hal yang semu," kata pakar komunikasi politik dari Universitas Airlangga Surabaya, Suko Widodo, Senin (22/4/2019).

Istilah kiai kampung, lanjut Suko, menunjuk pada kiai-kiai di pondok pesantren kecil yang selama ini tidak menjabat dalam struktur kepengurusan NU. Di Jawa Timur, populasi kiai kampung ini sangat banyak.

"Gus Dur memang dikenal dekat dengan massa akar rumput NU. Bahkan, istilah kiai kampung itu sendiri dicetuskan oleh Gus Dur," ujar Suko.

Jokowi-Ma'ruf Amin. (Foto: Okezone)

Ia menambahkan, elite Jakarta praktis hanya memungut hasil kerja keras massa akar rumput yang berjuang di lapangan. Di luar itu, ada variabel tambahan yang membuat suara pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Jatim cenderung meningkat. Salah satunya, solidnya barisan massa akar rumput NU. Di antaranya adalah jaringan kiai kampung, jaringan ibu-ibu majelis taklim, dan jaringan Gus Dur yang diusung Yenny dengan bendera Rumah Pergerakan Gus Dur (RPGD).

Suko berpendapat jaringan Gus Dur dan kiai kampung ini berhasil mendorong sejumlah program yang menyentuh hajat hidup orang banyak. Di antaranya adalah melalui penggratisan Jembatan Suramadu. "Meski bukan satu-satunya, faktor lobi Yenny Wahid kepada Jokowi cukup penting," ujarnya.

Hal senada disampaikan Dr Jayus, dosen Fakultas Hukum Universitas Jember. Ia tak menepis fakta Yenny Wahid memang salah satu faktor penentu kemenangan paslon 01 di Jatim. "Pengaruhnya signifikan. Sebagai putri Gus Dur, Yenny tentu membawa magnet tersendiri bagi para kiai dan masyarakat di Jatim," katanya.

Basis massa jaringan yang dibawa Yenny memang lebih berada di seputar wilayah Mataraman, seperti Ponorogo, Madiun, Magetan, Jombang, Nganjuk hingga Trenggalek, namun sosok Jokowi yang dianggap memiliki karakter sama dengan Gus Dur membuat capres 01 tersebut relatif diterima oleh khalayak yang lebih luas.

Yenny Wahid. (Foto: Okezone)

Dihubungi terpisah, Yenny Wahid mengatakan kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Jatim sebenarnya merupakan kemenangan rakyat di sana. "Terlalu berlebihan kalau saya dianggap faktor penentu. Banyak pihak yang berjuang bersama untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf," ungkapnya.

Yenny lalu menyebut nama Khofifah Indar Parawansa, Gus Ipul, Pakde Karwo, elemen kiai kampung, dan banyak nama lainnya. "Mereka semua memiliki kontribusi untuk memenangkan 01," ujarnya.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil hitung cepat (quick count), sejumlah lembaga survei menyimpulkan bahwa Jawa Tengah dan Jawa Timur merupakan kunci dari kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Keunggulan di Jateng dianggap lumrah lantaran memang basis massa pendukung Jokowi.

Sorotan tertuju ke Jatim, karena menurut hasil quick count kemenangan paslon 01 berada pada margin angka yang besar, di atas 60 persen. Angka tersebut cukup mengejutkan, mengingat Jokowi selama ini dikenal tidak punya kedekatan dengan akar rumput masyarakat Jatim.

(han)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini