Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemilu 2019 Disebut Curang, Menhan Ryamizard: Ngawur Aja!

Taufik Budi , Jurnalis-Selasa, 23 April 2019 |15:48 WIB
 Pemilu 2019 Disebut Curang, Menhan Ryamizard: <i>Ngawur</i> Aja!
Menhan, Ryimizard (foto: Rizko Bo/Okezone)
A
A
A

SEMARANG - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu meradang dengan tudingan sejumlah pihak yang mengatakan, proses pesta demokrasi diliputi kecurangan. Apalagi demi kelancaran Pemilu, puluhan petugas meninggal dunia hinga layak disebut pahlawan demokrasi.

"(Mereka yang memandang pemilu curang) perlu melihat itu. Curang apa, sudah setengah mampus orang, apalagi yang mati-mati itu. Enggak lihat mati karena Pemilu, ngawur aja," geram Ryamizard usai memberi pengarahan kepada prajurit Kodam IV/Diponegoro se-Garnisun Semarang di Balai Diponegoro, Semarang, Selasa (23/4/2019).

 sd

Purnawirawan jenderal bintang empat itu mengakui masih terdapat beberapa kekurangan dan pelanggaran pada Pemilu 17 April 2019. Meski demikian, pelanggaran terbilang kecil dibanding tingginya partisipasi masyarakat yang berbondong-bondong ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya.

"Kalau saja kurang sedikit dari 100 juta sekian (yang menggunakan hak pilih), kalau ada 1.000-2.000 curang ya namanya orang pasti ada lah, tapi dibanding dengan 100 juta lebih itu luar biasa tidak ada apa-apanya," terangnya.

Untuk itu, Ryamizard memberi apresiasi terhadap para penyelenggara Pemilu. Terlebih sejumlah petugas tak hanya mengorbankan waktu dan tenaga, tetapi juga bertaruh nyawa. Sebagian perempuan yang tengah hamil juga harus merelakan kehilangan bayinya karena keguguran.

"Makanya tadi saya bilang saya kasihan, saya salut, saya hormat. Itu adalah pahlawan bagi kita semua. Coba lihat ada yang sakit, capai, mati (karena) capai, dan lain-lain. (Lalu) ada orang turun mobil menjelek-jelekkan KPU segala macam itu enggak pakai otak apa?" tukasnya.

"Lihat dong kerja di lapangan setengah mati. Hujan-hujanan, kelelahan, teler di jalan, itu ada polisi perempuan di jalan. Kok enggak ada penghargaan kepada mereka. Mereka setengah mati, itu kita hargai, pahlawan," tandas dia.

 sd

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement